03 Oct 2026
Dari Kampus untuk Persyarikatan, Hampir 100 Mahasiswa Ikuti Pengkaderan IMM
BUKITTINGGI — Semangat generasi muda untuk mengenal lebih dekat gerakan Muhammadiyah terlihat dalam kegiatan pengkaderan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bukittinggi yang diikuti oleh hampir 100 mahasiswa UIN Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat, 2 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun karakter kepemimpinan, sekaligus memahami nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah.
Pengkaderan secara resmi dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bukittinggi, H. Gafnel, S.HI., M.H. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para mahasiswa untuk menjadikan IMM sebagai wadah pembentukan diri dan pengembangan potensi.
Menurut H. Gafnel, mahasiswa merupakan salah satu kekuatan penting dalam menyiapkan masa depan persyarikatan.
“Mahasiswa jangan hanya menjadi generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap umat dan masyarakat,” pesannya.
Suasana semakin istimewa dengan hadirnya alumni IMM dari berbagai angkatan. Para alumni hadir membawa pengalaman dan cerita perjalanan mereka selama menjadi kader IMM.
Pertemuan lintas generasi tersebut menjadi kesempatan bagi kader baru untuk belajar bahwa perjalanan seorang kader tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan di kampus. Nilai-nilai perjuangan dan pengabdian tetap dapat dilanjutkan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua PDA Bukittinggi, Prof. Dr. Rusyaida D., M.A. Kehadiran pimpinan ‘Aisyiyah tersebut turut memberikan semangat bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan mengambil peran dalam gerakan kemasyarakatan.
Hampir 100 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan organisasi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki keislaman, keintelektualan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Dari ruang pengkaderan inilah diharapkan lahir generasi muda yang mampu membawa semangat Islam Berkemajuan dan meneruskan estafet perjuangan Muhammadiyah di masa depan.
Tambahkan Komentar