22 Dec 2025
Duka Malalak, Kepedulian Aisyiyah: Sinergi PDA, PDM, MDMC, dan LazisMu Bukittinggi
Bukittinggi, 21 Desember 2025 – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bukittinggi didampingi tim relawan MDMC Bukittinggi melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke lokasi terdampak galodo di Toboh, Kecamatan Malalak, sekaligus mendistribusikan bantuan kepada para penyintas bencana. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan misi kemanusiaan dan ‘Aisyiyah dalam menguatkan persaudaraan serta membahagiakan sesama di tengah musibah.
Rombongan PDA Bukittinggi yang dipimpin langsung oleh Ketua PDA Bukittinggi, Prof. Dr. Rusyaida D., M.Ag, disambut hangat oleh saudara-saudara terdampak bencana, khususnya PCA dan PCM Malalak. Kehadiran rombongan tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga dukungan moril yang sangat dibutuhkan masyarakat pasca bencana.
Kondisi wilayah Malalak pasca galodo sangat memprihatinkan. Berdasarkan data di lapangan, tercatat sekitar 20 lebih rumah hanyut dan lebih kurang 40 lebih rumah mengalami rusak berat. Lebih dari itu, sebagian besar warga kehilangan mata pencaharian sehingga sangat membutuhkan pendampingan berkelanjutan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun spiritual.
Pada kesempatan tersebut, PDA Bukittinggi menyalurkan bantuan yang terhimpun melalui PDA dan terkoordinasi dengan LazisMu, berupa sembako, pakaian layak pakai, dan bantuan lainnya. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, PDA sebelumnya telah melakukan pendataan korban terdampak melalui MDMC PDM Bukittinggi. Setibanya di lokasi, bantuan tersebut secara resmi diamanahkan kepada PCA Malalak untuk didistribusikan kepada keluarga yang paling membutuhkan.
Dalam proses penyaluran, rombongan juga melewati beberapa posko bencana dan turut membagikan bantuan dalam jumlah tertentu sebagai bentuk kepedulian bersama. Setiap paket bantuan telah diberi label, sehingga distribusi berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel.
Prof. Dr. Rusyaida D., M.Ag menegaskan bahwa kehadiran PDA Bukittinggi merupakan bagian dari misi kemanusiaan ‘Aisyiyah untuk memperkuat ukhuwah, menumbuhkan empati, dan menghadirkan kebahagiaan di tengah duka. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat Malalak masih sangat membutuhkan uluran tangan para muhsinin, baik berupa penguatan rohani, tambahan sembako, bantuan dana untuk kebutuhan harian, maupun dukungan jangka panjang seperti pembangunan kembali rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal serta biaya rehabilitasi rumah rusak berat.
Sementara itu, bagi MDMC PDM Bukittinggi, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk melakukan asesmen yang lebih mendalam dan komprehensif terhadap kebutuhan penyintas. Diharapkan ke depan, penguatan sumber daya manusia dan koordinasi lintas unsur Muhammadiyah dapat semakin dimaksimalkan agar peran kebencanaan MDMC Bukittinggi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
PDA Bukittinggi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, untuk terus bersinergi dalam gerakan kemanusiaan. Musibah ini menjadi panggilan bersama untuk hadir, peduli, dan berbuat nyata demi kemaslahatan umat. (###)
Tambahkan Komentar